Home - Photo - Blogger

Subscribe: Posts Subscribe to Revolution ChurchComments

Ditikam 47 Kali, PSK Dibantai

0 komentar

Kukar, LACAK
Hanya dalam waktu dua kali 24 jam, Polsek Muara Jawa berhasil mengungkap kasus pembunuhan PSK lokalisasi Loa Hui, Samarinda bernama Sri Wahyuni alias Selvi (29). Sebelumnya, wanita asal Pulau Jawa ini ditemukan tewas penuh luka tusukan pada Rabu (15/7) lalu di sebuah hutan di Desa Muara Kembang Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar).

Pelaku pembunuhan yang tergolong sadis ini dibekuk sekitar pukul 14.00 Wita, Jumat (17/7) siang. Sang pelaku yang didentifikasi bernama Ahmad Said (22) adalah warga Handil Baru RT 09 Kecamatan Samboja, Kukar. Ia menghujani korban dengan 74 tikaman dengan menggunakan sebilah pisau yang dibawanya.

Menurut Kapolres Kukar AKBP Dono Indarto didampingi Kapolsek Muara Jawa, AKP Danang AS, pelaku dibekuk setelah petugas ekstra keras mengumpulkan bukti-bukti kuat yang mengaitkannya dengan kematian Selvi. “Tersangka kami tangkap di kediamannya Jumat siang lalu, setelah kami mendapatkan sejumlah saksi dan bukti kuat, terkait pembunuhan PSK itu,” ungkap Dono.

Memang, kata Danang yang memimpin langsung pengejaran pelaku, bukan hal mudah untuk mengungkap kasus ini. Pasalnya, di tubuh korban tidak ditemukan identitas yang memudahkan petugas.

Petugas harus menyebarkan foto-foto korban untuk mengidentifikasinya serta orang-orang yang terakhir bersama-sama korban sebelum ditemukan tewas. “Dari sini, kami mendapat info ada warga yang melihat korban bersama-sama seorang lelaki di Muara Jawa,” tukasnya.

Terungkap, kalau pembunuhan Selvi melalui serangkaian perpindahan dari satu lelaki ke lelaki lain yang berujung pada pelaku. Pria pertama itu mengakui bahwa kedatangan Selvi ke Muara Jawa memang untuk sebuah ‘transaksi’. Namun, setelah bertemu, pria tersebut tidak berminat. “Ia pun menyerahkan pada seorang temannya untuk mengantar Selvi ke Samarinda Seberang,” tukasnya.

Meski sudah terlanjur ‘main’, ternyata pria ini juga tak bisa mengantar Selvi. Ia pun menyerahkan pada Ahmad Said, pria yang kemudian membunuh Selvi. Said, awalnya menyanggupi untuk mengantar Selvi. Namun, sebelum pulang, ia membawa perempuan ini ke sebuah penginapan di Muara Jawa. Di penginapan itu, Said ikut ‘mencicipi’ tubuh korban. Setelah melakukan hubungan badan, Selvi kemudian dibonceng motor Said menuju ke Samarinda Seberang.

Dalam perjalanan menuju Loa Hui, korban memang sering kali menanyakan pembayaran tarif atas pelayanannya kepada pelaku. Rupanya, Said kurang senang dengan ‘kecerewetan’ korban. Di tepi hutan di bilangan Muara Kembang, tersangka menghentikan sepeda motornya. Dia lalu meminta korban untuk melihat ban belakang motor yang katanya kempes.

Saat mempelototi ban motor, korban tak menyangka Said sudah mengambil sebilah pisau dapur yang disimpan di saku celana panjangnya. “Pisau itu ditusukkan ke tubuh korban. Tusukannya memang tidak beraturan. Di tubuh hingga leher korban. Pelaku sendiri sementara ini mengaku jengkel, karena ditagih terus sama korban supaya membayar,” papar Danang lagi.

Dari hasil autopsi ahli forensik RSUD AW Sjachranie Samarinda, korban mendapat 74 tikaman. “Bahkan bagian leher korban itu kan hampir terputus. Mayat Selvi memang dibuang pelaku ke parit di hutan Muara Kembang itu. Akibatnya, kami harus bekerja keras melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) maupun mencari BB (barang bukti),” ujarnya. sembari menambah-kan, Said telah resmi ditahan.

Selama dipimpin Danang, Polsek Muara Jawa berhasil mengungkap beberapa kasus pembunuhan. Sebelumnya, 21 Oktober 2008 lalu terjadi pembunuhan di Jl Handil Samarinda RT 13 MUara Kembang. Korbannya Nahding alias Udin (39), beralamat di Jalur Mulyo RT 12 Muara Kembang. Polsek Muara Jawa kemudian berhasil meringkus pelakunya, Supriadi alias Adi (33), warga Jl Soekarno RT 13 Muara Jawa Ulu. Kemudian, pembunuhan terjadi 2 Juli 2009 di Jl Silambanan RT 17 (Kampung Tebe) Muara Jawa Ulu. Sang korban adalah Suardi (27), tinggal di Jl Soekarno RT 17 Muara Jawa Ulu. Saat itu polisi juga berhasil menangkap si pelaku, yakni Kamil (29), warga Jl Tahir RT 11 Kelurahan Muara Jawa Pesisir.

Sumber : Awang Faisal


0 komentar:

Posting Komentar